Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Membangkitkan Kembali Bisnis dan Semangat Anda Usai Diterpa Pandemi

Dengan begitu banyak peluang untuk mengubah diri Anda sebagai bisnis, pemimpin, dan individu - alih-alih melihat masing-masing dari tiga area berbeda ini sebagai bagian yang tidak terhubung. Capailah aspek ini sebagai satu kesatuan yang lebih sehat.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 06 April 2021  |  16:59 WIB
Tips bisnis planning - istimewa
Tips bisnis planning - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi membawa dampak pada hidup kita tidak hanya dari sisi negatif, namun pandemi ini juga membuka banyak kesempatan.

Mungkin ini terdengar tidak realistis dan / atau terlalu dini mengingat hilangnya begitu banyak nyawa dan mata pencaharian secara tragis selama pandemi ini.

Tapi pandemi mengajari kita banyak hal; terutama tentang diri kita sendiri dan orang lain.

Kita semua telah merasakan besarnya momen dan berbagai tingkat kesulitan yang telah kita hadapi.

Tapi satu hal yang jelas: pandemi mengungkapkan peluang pertumbuhan baru dalam cara kita belajar, bekerja, memimpin, dan hidup.

Dengan begitu banyak peluang untuk mengubah diri Anda sebagai bisnis, pemimpin, dan individu - alih-alih melihat masing-masing dari tiga area berbeda ini sebagai bagian yang tidak terhubung. Capailah aspek ini sebagai satu kesatuan yang lebih sehat.

Saat Anda memulai peluang baru, entah itu tujuan pribadi atau profesional, ide bisnis baru, kemitraan strategis, hubungan baru, dll, simak tiga cara berikut untuk membantu Anda menavigasi dan membimbing jiwa kewirausahaan Anda, seperti dikutip melalui Entrepreneur.

1. Perluas pengamatan Anda

Peluang ada di mana-mana, namun hanya sedikit yang memiliki mata untuk melihatnya. Jangan hanya melihat dan memeriksa peluang yang ada di depan Anda, tetapi juga peluang yang ada di sekitar Anda.

Sangat mudah bagi pendapat orang lain untuk menyesatkan pemikiran Anda, tetapi ketika Anda tahu apa yang ingin Anda capai, itu memberi Anda jumlah fokus dan kesabaran yang tepat untuk mengantisipasi dan mengeksplorasi lebih banyak.

Dan ingat, dalam proses melihat peluang yang Anda cari, Anda mungkin menemukan peluang lain di sepanjang jalan yang dapat memberi Anda lebih banyak kejelasan tentang tujuan awal Anda.

2. Mengadopsi mentalitas petani

Seperti yang pernah dikatakan oleh petani bijak, "Anda tidak akan pernah tahu benih mana yang akan tumbuh tanpa menanamnya terlebih dahulu."

Pengusaha yang bijak mengetahui pelajaran ini dengan baik karena seringkali membutuhkan terlalu banyak waktu bagi benih untuk berkembang menjadi panen yang melimpah.

Teruslah menanam benih dan biarkan pengamatan yang lebih luas memandu Anda. Kita semua harus mengadopsi mentalitas petani jika kita ingin menemukan tempat dan posisi kita yang berbeda pada saat peluang yang berlimpah ini.

3. Bangun momentum

Menciptakan momentum adalah hal yang paling penting, sekaligus paling sulit untuk dilakukan orang. Mengapa? Karena kebanyakan orang memulai peluang tanpa mengetahui inventaris dan akses mereka ke sumber daya.

Bukan hanya uang, tetapi lebih dari itu, hubungan sosial. Kita seringkali berpikir tidak memiliki cukup uang adalah masalahnya. Itu sangat jauh dari kebenaran, inilah mengapa banyak peluang besar yang hilang oleh satu orang dan direbut oleh orang lain. Momentum dibangun melalui hubungan yang akan menguji ide-ide Anda.

Peluang datang dan pergi, tetapi Anda bertanggung jawab untuk membagikannya dengan orang lain di sepanjang jalan. Tidak ada lagi rahasia. Ini tentang mempersiapkan dan melakukan sesuatu saat dibutuhkan.

Sekarang adalah waktu paling tepat untuk memulai perjalanan Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top