Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiat Memulai Bisnis Scented Candle agar Tetap Bersinar

Jika Anda ahli dalam membuat profil aroma atau seorang pemula yang ingin memulai bisnis, bisnis ini bisa menjadi bisnis sampingan untuk Anda.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 06 April 2022  |  16:46 WIB
Lilin aromaterapi
Lilin aromaterapi

Bisnis.com, JAKARTA - Kini banyak orang yang menggunakan lilin atau scented candle untuk bersantai, rileks atau sekedar mengharumkan ruangan.

Jika Anda ahli dalam membuat profil aroma atau seorang pemula yang ingin memulai bisnis, bisnis ini bisa menjadi bisnis sampingan untuk Anda.

Anda juga bisa mendapatkan bahan yang terjangkau dengan membeli secara grosir dan proses produksinya cukup sederhana, demikian dilansir dari Forbes.

Berikut beberapa tahapan yang dapat Anda ikuti.

1. Buatlah Perencanaan

Untuk memulai, Anda harus menyusun rencana bisnis. Anda harus mulai dengan memilih nama bisnis atau nama dagang yang mudah diingat dan dikenali pelanggan.

Rencana bisnis juga harus mencakup audiens target Anda, strategi untuk mencapai ceruk dan ide yang umum untuk pemasaran.

Jenis produk adalah bagian selanjutnya dari rencana bisnis. Anda harus memutuskan ukuran lilin Anda, jenis lilin apa dan berapa banyak aroma berbeda yang ingin Anda hasilkan.

Hal tersebut akan menentukan alur kerja dan harga yang akan Anda tawarkan.

2. Daftarkan Bisnis Lilin Anda

Untuk memulai bisnis Anda, Anda harus mendaftarkan bisnis Anda untuk menghindari masalah kedepannya atau untuk mempekerjakan lebih banyak karyawan.

3. Persiapkanlah Produk Anda

Orang cenderung menyukai lilin dengan desain yang menarik, selain dari aroma. Bahkan jika Anda bukan seorang desainer grafis, Anda dapat bekerja dengan Adobe Photoshop atau Canva untuk membuat desain lilin yang sederhana dan elegan.
Jika Anda ingin mendapatkan desain yang lebih kompleks dan profesional, Anda dapat mencari melalui platform untuk freelance dan menggunakan jasa dari seorang yang profesional.

4. Bangun Situs Web Anda

Memiliki situs web bisnis sendiri tidak hanya akan meningkatkan visibilitas merek Anda secara online, tetapi juga membantu membuat bisnis Anda tampak lebih kredibel dan profesional, sekaligus membuka peluang untuk penjualan langsung.

Selanjutnya, Anda juga dapat melakukan sistem manajemen konten di situs web Anda.

5. Pilih Saluran Tambahan Untuk Menjual Lilin Anda

Jualah di berbagai e-commerce ataupun juga di media sosial seperti di Instagram. Ini akan meningkatkan eksposur Anda secara online, yang akan membantu bisnis lilin Anda mendapatkan lebih banyak penjualan.

6. Hitung harga jual Anda

Menghitung biaya yang diantisipasi sejak dini akan menjadi penting dalam menentukan harga.

Pertimbangkanlah dengan rencana pemasaran Anda seperti iklan, ataupun untuk biaya produksi dan pengiriman dan lain-lainnya. Pastikan pemasukan Anda lebih tinggi dibandingkan dengan pengeluaran Anda, dan dana tersebut dapat digunakan untuk menjaga kelangsungan bisnis hingga pengembangan bisnis.

7. Pasarkan Bisnis Lilin Anda

Memulai dengan pemasaran gratis atau berbiaya rendah adalah cara terbaik untuk memulai. Hal ini baik terutama jika bisnis ini menjadi bisnis sampingan Anda.

Anda dapat memasarkan lewat berbagai platform atau dari group Facebook yakni dari wewangian lainnya. Anda juga dapat menawarkan pertukaran barter kepada influencer untuk memposting tentang lilin Anda.

Selain itu, Anda juga dapat bergabung dengan beberapa kelompok pengusaha lokal untuk berjejaring dan mendapatkan saran dari para profesional yang lebih berpengalaman.

Anda mungkin dapat membuat koneksi dan menemukan jalan baru untuk memasarkan bisnis lilin Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis tips bisnis Lilin Aromaterapi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top