Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tips Sukses Bisnis Sablon, Agar Cuan dan Banyak Pelanggan

Berikut sejumlah persiapan yang harus dilakukan ketika ingin memulai bisnis sablon
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 08 Oktober 2022  |  11:03 WIB
Tips Sukses Bisnis Sablon, Agar Cuan dan Banyak Pelanggan
Ilustrasi sablon - solusiprinting

Bisnis.com, JAKARTA - Membuka bisnis sablon dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Pasalnya bisnis ini selalu diminati oleh banyak kalangan untuk berbagai tujuan.

Tak jarang bisnis sablon seringkali melayani produksi skala besar yang dapat memberikan keuntungan yang banyak, misalnya untuk baju study tour sekolah, baju kantor, baju pendukung partai menjelang pemilihan, baju reuni, dan masih banyak lagi.

Beberapa diantara Anda mungkin tertarik dengan binis yang satu ini, namun masih masih banyak yang belum mengetahui secara jelas mengenai seluk beluk sebelum membuka bisnis sablon. Sehingga, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan. Simak ulasannya.

Tips Memulai Bisnis Sablon

1. Rencanakan Bisnis Anda

Sebelum Anda memulai bisnis sablon kaos, ada baiknya jika Anda mencari informasi tentang bisnis tersebut. Karena perlu diketahui, bahwa sablon kaos sendiri ada banyak macamnya, seperti sablon digital, sablon manual, sablon glow in the dark, sablon polyflex serta sablon plastisol.

Untuk itu, dari sekian banyak jenis sablon yang ada. Anda perlu memilih salah satu. Hal ini tentu akan berpengaruh dengan berapa jumlah modal yang harus Anda persiapkan dan siapa target pelanggan Anda.

2. Tentukan Lokasi

Apabila Anda ingin membuka toko, maka Anda harus memilih lokasi yang strategis. Tempat yang strategis akan memudahkan orang untuk menjangkau toko Anda. Namun jika modal Anda tidak banyak, berbisnis lah secara online dan carilah tempat usaha yang digunakan hanya untuk operasional. Tidak perlu mencari tempat yang strategis, karena tempat Anda tidak akan melayani orang yang datang.

3. Persiapkan Peralatan

Menurut Printavo, sebagian pebisnis sablon pemula mungkin akan mengira semua alat itu bagus. Padahal, di pasaran sangat banyak produk-produk dengan kualitas rendah.

Berhati-hatilah dalam memilih karena harga alat lumayan memakan modal yang cukup besar. Foto yang terlihat bagus disertai promosi yang meyakinkan tidak menjamin kualitas alat tersebut.

Jika Anda punya modal yang terbatas, Anda bisa membeli peralatan bekas namun dengan kualitas yang sangat bagus, seperti mesin printer DTG, hot gun, mesin press kaos, kompresor, kertas teflon, cartridge dan headcleaner

3. Networking

Melansir dari Step by Step Business, dengan membangun jaringan atau menggunakan koneksi pribadi bisa memberikan manfaat. Misalnya, teman Facebook Anda kini menjalankan bisnis sablon dapat menjadi teman diskusi untuk Anda memperkaya pengetahuan soal bisnis sablon, atau kontak LinkedIn Anda terhubung dengan puluhan klien potensial. Bisa juga, sepupu atau tetangga Anda telah bekerja di sablon selama bertahun-tahun dan dapat menawarkan wawasan dan koneksi industri yang sangat bernilai.

Anda mungkin akan menghasilkan pelanggan baru atau menemukan perusahaan yang dengannya Anda dapat menjalin kemitraan. Bisnis online juga dapat mempertimbangkan pemasaran afiliasi sebagai cara untuk membangun hubungan dengan mitra potensial dan meningkatkan bisnis. Selain itu kamu dapat bekerja sama dengan toko baju atau butik.

Jangan ragu memanfaatkan jejaring—tawarkan kepada teman atau kenalan Anda yang memiliki toko. Anda bisa menjemput bola dengan mendekati perusahaan kenalan Anda untuk memasarkan bisnis ini.

4. Tentukan Harga Jual

Hitunglah setiap pemasukan dan pengeluaran dari bisnis Anda, supaya kamu bisa mengetahui apakah bisnis kamu berjalan dengan baik atau tidak dan bisa menentukan harga jual

Selain itu Anda juga perlu memperhatikan harga jual dari beberapa pesaing bisnis sablon kaos Anda. Satu tips penting saat Anda menentukan harga untuk bisnis sablon, yaitu dengan menawarkan harga grosiran bagi konsumen yang ingin menyablon dengan jumlah yang banyak.

5. Lakukan Promosi Digital

Anda bisa mengunggah hasil pengerjaan sablon Anda di media sosial, agar makin tercipta brand awareness pada produk Anda. Tidak hanya itu, Anda bisa meminta pelanggan Anda memberikan testimony pesanan sablon mereka di media sosial dan tag akun bisnis sablon Anda.

Jika perlu, berikan promosi khusus bagi mereka yang berbagi foto di media sosial, seperti potongan harga di pemesanan selanjutnya atau berupa voucher. Anda juga bisa membuka layanan pesanan online, dengan memanfaatkan marketplace.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis tips bisnis online percetakan
Editor : Mia Chitra Dinisari
back to top To top