Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Leonard Lauder, Pewaris Kerajaan Kosmetik Estee Lauder Companies

Leonard Lauder memulai ekspansi internasional perusahaan pada 1960 dengan pembukaan konter Estee Lauder di department store Harrods di London.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  17:30 WIB
Pewaris Kerajaan Kosmetik Este Lauder Companies, Leonard Lauder.
Pewaris Kerajaan Kosmetik Este Lauder Companies, Leonard Lauder.

Bisnis.com, JAKARTA -- Leonard Alan Lauder adalah putra tertua Estee dan Joseph Lauder

Lauder lahir di New York pada 1933. Setelah menerima gelar sarjananya dari Wharton School dari University of Pennsylvania, diia belajar di Sekolah Pascasarjana Bisnis Universitas Columbia dan menjabat sebagai letnan di Angkatan Laut A.S.

Dia dan adiknya, Ronald Lauder, adalah pewaris tunggal kekayaan kosmetik Estée Lauder Companies, yang awalnya didirikan oleh orang tua mereka pada tahun 1946.

Menurut Bloomberg, dia mulai bergabung untuk bekerja di perusahaan keluarga pada tahun 1958, ketika mereka memiliki penjualan tahunan sebesar US $800.000. Saat ini, Estée Lauder Companies memiliki pendapatan US$11 miliar.

Miliarder ke-70 tahun, versi Forbes 2020, dengan kekayaan bersih sekitar US$14,6 miliar, menjadi presiden Estee Lauder pada tahun 1972, dan menjabat sebagai chief executive officer 10 tahun kemudian.

Selama masa jabatannya, Lauder memulai ekspansi internasional perusahaan, yang dimulai pada tahun 1960 dengan pembukaan konter Estee Lauder di department store Harrods di London. Dia adalah ketua emeritus (chairman emeritus) di Estee Lauder dan di Whitney Museum of American Art.

Leonard Lauder menghabiskan tiga dekade mengelola perusahaan kosmetik raksasa tersebut, menciptakan laboratorium R&D pertama perusahaan dan mulai mengakuisisi merek-merek seperti MAC, Bobbi Brown dan Aveda pada pertengahan 1990-an.

Selama masa jabatannya sebagai CEO, Estée Lauder Companies menjadi perusahaan publik di The New York Stock Exchange pada tahun 1996 dan mengakuisisi beberapa merek kosmetik besar, termasuk MAC Cosmetics, Aveda, Bobbi Brown, dan La Mer.

Lauder juga seorang kolektor seni yang dimulai dengan hobi membeli kartu pos Art Deco ketika dia berusia enam tahun.

Tetapi dia punya minat khusus, bukan pada seniman Amerika, namun pada karya-karya Picasso, Braque, Gris, dan Léger.

Lauder mengundurkan diri sebagai CEO pada tahun 1999 tetapi tetap menjadi ketua emeritus. Dia dikenal di sekitar perusahaan sebagai "Chief Teaching Officer".

Sebagai seorang filantropis, dia dan saudaranya, Ronald, menjadi ketua bersama pada Alzheimer's Drug Discovery Foundation, yang telah memberikan lebih dari US$100 juta untuk mendanai uji coba di 18 negara.

Lauder menikah selama lebih dari 52 tahun dengan istrinya, Evelyn, yang meninggal pada November 2011. Dia menikah lagi pada 2015 dengan teman lamanya, Judith Glickman. Dia memiliki dua anak, William dan Gary, dan lima cucu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang kaya daftar miliarder kisah sukses
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top