Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kunci Berbisnis: Jangan Main Aman!

CEO Dear Me Beauty dan HMNS membagikan kunci sukses dalam membangun bisnisnya.
Klinik kecantikan
Klinik kecantikan

Bisnis.com, JAKARTA - Membuka bisnis baru bukanlah hal mudah. Namun, banyak orang mau mencoba berbisnis karena jika sukses, pendapatannya bisa tak terbatas. 

Berbisnis tak hanya soal punya modal, tapi juga bagaimana menentukan produk yang akan dijual, mengetahui dari mana sumber pasokan barangnya, dan kemana produk tersebut akan dipasarkan.  

Belum lagi, banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk memiliki badan usaha yang resmi. Berbagai dokumen harus disiapkan dan perizinan yang harus diurus. 

Kemudian, tak bisa hanya bermodal viral untuk membuka bisnis yang bisa mendapat respons pasar yang ramai. Harus ada inovasi yang terus dilakukan dan tak boleh melewatkan kesempatan dengan berkolaborasi.  

Pengusaha kosmetik Dear Me Beauty dan parfum HMNS membagikan kunci usahanya bisa bertahan dan bisa terus berkembang.  

CEO Dear Me Beauty Nikita Wiradiputri mengatakan untuk memulai bisnis harus mulai dari kesiapan diri untuk jatuh dan bangkit lagi, harus siap berada di posisi terendah sebelum mencapai posisi tertinggi. 

"Kalau menurutku kalau mau memulai bisnis itu harus siap kadang kita di atas, kadang di bawah. Satu formula yang saya dan tim selalu pelajari dan juga mungkin ajaran dari orang tua saya juga, adalah jangan melihat kritik atau saran adalah sesuatu yang menakutkan," katanya dalam acara Indoneia Knowledge Forum, Rabu (11/10/2023). 

Menurutnya, dengan adanya kritik justru bisa dijadikan bahan pembelajaran, dari mana pun kritik tersebut datang. Dengan naik turunnya bisnis, pebisnis juga bisa mengetahui di titik lemah bisnis yang sedang dijalani. 

"Kita juga bukan brand yang nggak pernah gagal. Tapi dengan gagal kita pasti mikir mau maju atau mau mundur. Nah, kita selalu ada positive mindset yang kita tanamkan nggak apa-apa gagal sekarang, tapi kita bangun lagi," tambahnya. 

Jika pernah merasakan gagal, kita bisa mempelajari, bangun lagi, dan analisa kesalahannya di mana, apa yang bisa diperbaiki lalu kita berkembang dari sana. 

"Ini mungkin terdengar klise, tapi ternyata ini memang kuncinya," jelasnya. 

Senada, CEO dan Founder HMNS Rizky Arief Dwi Prakoso mengatakan bahwa kritik dan saran sangat penting untuk membangun bisnis.  

"Manajemen risiko itu penting tapi jangan sampai kita "main aman". Kebanyakan kita ingin main aman tapi kita jadi nggak belajar apa pun," ungkapnya. 

Dengan melakukan kesalahan atau gagal dalam berbisnis, kita bisa mengevaluasi dan mengetahui kesalahan yang kita perbuat. 

"Kalau kita salah, jangan setengah-setengah, terus kita nggak tau kita salah di mana dan kita harus bikin dari ulang dan kita jadi di tempat yang sama terus," imbuhnya. 

Selain itu, tidak main aman juga menjadi kunci untuk mendapatkan respons dari pasar. Tidak masalah jika nanti ada yang benci sama produk kita. 

"Di HMNS kita merasa tumbuh bersama fans dan haters kita, mereka kasih energi untuk bisa berjalan terus. Kenapa kita dapat haters dan fans karena kita nggak main aman. Kalau kita main aman, kita nggak akan pernah dapat respons dari pasar," jelasnya. 

Respons pasar menurutnya sangat penting. Jika kita sudah lakukan apa pun tapi nggak ada respons dari pasar kita akan bingung kan mau mengarahkan produk kita ke mana. 

"Jadi, jangan main aman," tegasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper